Saturday, May 19, 2018

River Tubing Goa Sari Karanganyar



Perkembangan pariwisata Indonesia akhir-akhir ini makin semarak. Banyak tempat-tempat indah yang dulunya kurang dikelola dengan baik, sekarang disulap menjadi arena wisata yang mendatangkan multipliyer effect untuk banyak pihak.

River tubing adalah salah satu kategori wisata yang dikembangkan di daerah lereng-lereng pegunungan. Kenapa river tubing? karena beberapa tahun yang lalu, aliran sungai di lereng pegunungan yang airnya segar dan jernih hanya dimanfaatkan untuk keperluan masyarakat sekitar. Jika bukan di kawasan wisata, aliran sungai yang bening ini hampir tidak ada yang memanfaatkan.


Sore ini, kami mencoba potensi wisata river tubing tersebut. wisata susur sungai dengan menaiki sebuah karet ban berukuran besar ini memang cukup hits di banyak tempat. sebenarnya saya bukanlah orang yang antusias banget dengan yang seperti ini, tetapi jika ada kesempatan untuk mencobanya kenapa tidak?





Kali ini kami mencoba river tubing di Goa Sari, daerah Kemuning, Ngargoyoso, Karanganyar. kenapa dinamakan Goa Sari? karena di tempat ini memang terdapat goa buatan yang menghubungkan satu area dengan area yang lain di kompleks goa sari ini. Kalau penasaran apa yang ada di sini, yang pertama tentu saja aliran sungai yang airya jernih. Selanjutnya, di tempat ini juga terdapat gazebo-gazebo yang digunakan untuk menyantap aneka makanan yang disediakan. Sembari menunggu teman yang lain persiapan dsb, kita bisa jalan-jalan dulu menyusuri goa buatan yang ada di sini, cukup seru juga mencari jejak di dalam goa, sambil masih penasaran nanti kira-kira di sana tembusnya ke mana ya?



Siap masuk air
peralatan safety untuk river tubing telah disediakan di sini. Untuk main river tubing kita disediakan ban besar yang bagian tengahnya terdapat alas dari bahan plastik keras yang cukup tebal. saya menyadari fungsinya ketika sudah masuk sungai. Rompi pelampung dengan berbagai ukuran juga disediakan. Tak lupa helm dan sepatu juga sudah tersedia dengan berbagai ukuran. Saat itu saya memang melihat ada pelindung lutut dan siku, cuma kami tidak ada yang memakainya saat itu.
ketika sudah siap, ada guide yang akan memandu selama perjalanan. Awalnya saya mengira kita akan menghanyutkan diri di sungai dengan naik satu ban masing-masing orang dan terpencar, ternyata bannya diikat menjadi satu. tiap 3-4 ban ada satu ban tambahan lagi di depannya untuk guide. Mungkin tujuannya sih memang untuk lebih memudahkan mengontrol dan mengendalikan jika arus kencang dsb. Namun saya pribadi sepertinya lebih tertarik jika ban tidak diikat, bisa mengalir sendirian.hehe

Yang harus dilakukan dan yang sebaiknya dihindari
Pertama, gunakan pakaian yang nyaman dan aman. Nyaman artinya tidak kekecilan, kita mudah bergerak, dsb. Aman, tentu saja lebih aman jika kita menggunakan pakaian yang tidak terlalu tipis. Awas, batuan di sungai kadang ada yang tajam juga.

Kedua, siapkan kamera tahan air. Sudah pasti kalian butuh dokumentasi yang bagus kan? maka dari itu siapkan action cam atau kamera yang tahan air. Sayang sekali jika sudah main ke sini dan tidak punya foto-foto atau videonya. Kali ini saya hanya memotret menggunakan handphone sharp aquos 303 sh yang katanya sih tahan air. namun untuk memastikan keamananannya saya tetap membungkusnya dengan kantung dari Dicapac.
hal-hal yang sebaiknya dihindari
pertama, jangan lupa mengamankan peralatan elektronik maupun barang berharga lainnya. intinya yang tidak diperlukan dan tidak tahan air tidak usah dibawa ke sungai.

Kedua, jangan mengantongi benda-benda tumpul atau tajam yang dimungkinkan akan membahayakan diri saat nanti sudah di aliran sungai. membawa kunci pintu yang segepok cukup membahayakan loh. Karena kita tidak pernah tahu ketika nanti sudah masuk ke aliran air apakah kita akan tercebur, terbalik ban yang kita naiki atau kita terlempar dari ban. Jadi, sterilkan kantong kita dari barang-barang yang bisa membahayakan diri.

Seberapa seru main di sini?
Sangat seru jika kita main ke sini rame-rame. Karena kalau sendirian menghanyutkan diri di sungai itu konyol sekali. Sesekali guide sengaja memberikan kejutan dengan tidak ngomong kalau di depan ada turunan yang membuat kita terlepas dari ban yang kita naiki.
Apakah ekstrim? kalau menurut saya pribadi masih biasa saja sih, bukan yang ekstrim. dengan durasi perjalanana sekitar 30 -40 menit, tempat ini layak untuk sekadar refreshing seru-seruan bareng temen.
Jika kamu adalah orang yang suka tantangan dan pecinta hal-hal yang ekstrim, jangan berharap sesuatu yang wow sekali. Karena tempat ini bukan tempat yang akan memanjakan adrenalinmu.
Bagaimana serunya main air di sini? nantikan vlog jalan-jalan saya ke lokasi ini di channel YouTube: Coklat Panas
Sampai ketemu lagi di jalan-jalan berikutnya.



No comments: