Thursday, July 27, 2017

Teknik Penulisan Catatan Perjalanan


Adzan Dzuhur berkumandang, sekaligus sebagai penanda bahwa acara siang ini telah selesai. Sebelum beranjak dari meja, aku memandang catatan yang kau tuliskan baru saja. Catatan ini menjadi begitu penting untuk belajar lebih lagi. Aku mengingat beberapa tahun yang lalu ketika masih berstatus mahasiswa yang suka jalan-jalan.

Saat itu, dengan modal nekat aku mengajak seorang teman untuk menjelajah Pacitan, menikmati alamnya, memotret pemandangannya, dan menuliskan hal-hal yang menarik dari obyek wisata maupun perjalanan kami. Tujuannya, kami akan membuat buku petualangan, mengirimkan naskah ke penerbit lalu diterbitkan, kami dapat uang, dan karya kami diakui. Sepolos itu.

Wednesday, July 19, 2017

Belajar Video Editing


Berapa penghasilan seorang youtuber? Berapa banyak orang yang kemudian bikin vlog? Berapa banyak orang yang ingin dikenal dunia dari sebuah media yang bernama youtube? Pertanyaan-pertanyaan tersebut sering berseliweran di sekitar kita yang kemudian menjadikan orang untuk belajar bikin video yang menarik. Namun, ada satu pertanyaan besar yang harus kita jawab sebelum kita memutuskan untuk belajar video. Apa yang ingin kamu dapatkan dari situ?

Postingan kali ini akan menjadi jawaban dari sudut pandang pribadi saya selaku orang yang sedang belajar video. Saat saya menuliskan postingan ini, video saya di youtube belum banyak. Hanya 4 biji. Selain itu ada beberapa video yang mengendap di komputer dan sengaja tidak saya publish di youtube. Kenapa harus belajar video?

Thursday, July 6, 2017

Pendakian Pertama Bareng Istri dan Calon Baby


Malam ini langit gelap sedikit mendung. Aku agak khawatir jika turun hujan saat kami melewati lorong-lorong nanti. Kami  berjalan menyusuri jalan setapak dengan agak was-was. Malam ini entah kenapa begitu sepi. Tangan kiriku memegang senter, tangan kananku memegang belati Columbia metalic mengkilat, sedangkan istriku berjalan satu meter di depanku. Di punggung, aku menggendong carrier 80 liter full muatan. Sesekali aku mendengar suara hewan yang tidak begitu familier suaranya dari arah semak di sekitar jalan setapak yang kami lalui. Sebentar-sebentar senter kuarahkan ke semak-semak untuk memastikan tidak ada apa-apa.
Sejenak kami berhenti. Di depan kosong, di belakang kosong, di sekitar kami kosong. Kami tidak bertemu siapa pun di sini, hanya satu dua orang di awal perjalanan.
“Masih jauh nggak, Mas?” tanya istriku.
“Bentar lagi sampai Gardu V, lalu puncak pertama, tinggal dekat kok” jawabku menenangkan.

Monday, July 3, 2017

Wow.. Indahnya Air Terjun Jumog Waktu Pagi


Siapa yang tak kenal dengan keindahan Air Terjun Jumog yang berada di kaki Gunung Lawu? Air terjun yang berada di daerah Ngargoyoso, Karanganyar ini memang sudah sejak lama menjadi spot favorit para fotografer landscape. Kali ini saya berkesempatan menikmati pemandangan air terjun ini pada momen terbaik, simak cerita dan foto selengkapnya.

Motorku melaju perlahan menikmati setiap tanjakan yang ada di lereng pegunungan yang segar ini. Hari itu hari minggu pagi, waktu yang pas banget untuk bersantai sejenak bersama keluarga. Kenapa harus mengunjungi Air Terjun Jumog waktu pagi hari? Karena menurutku pagi adalah waktu terbaik, view terbaik dari alam akan tampil beberapa saat setelah matahari terbit, dan akan semakin berkurang keindahannya ketika beranjak siang.