Monday, July 11, 2016

Nglanggeran, Gunung Aman untuk Pemula (bonus video)


Mohon maaf saya haturkan kepada para senior, bukan bermaksud menggurui, ini hanya sekadar share bagi teman-teman semua yang memang sama sekali belum pernah merasakan naik gunung. 

Saya bukan seorang pendaki gunung yang hebat, saya hanya penyuka fotografi dan jalan-jalan yang kebetulan pernah merasakan naik gunung. Saya yakin semua sepakat, perjalanan naik gunung mengajarkan banyak hal berharga dalam hidup. Bonusnya, tentu saja pengalaman dan pemandangan yang luar biasa indah yang kita dapatkan. 

Pengalaman ini yang ingin saya tularkan kepada adik perempuan saya. Biarpun waktu sekolah sudah pernah merasakan outbond beberapa kali namun untuk urusan naik gunung sama sekali belum pernah. Liburan lebaran ini kebetulan ada waktu luang bersama akhirnya kami sepakat untuk mencoba naik gunung. Kami bertiga, saya, adik saya dan suaminya.

Thursday, July 7, 2016

Air Terjun Kedung Grujug



Sebelum saya menuliskan seperti apa kondisi Kedung Grujug, ada baiknya saya sampaikan dulu bahwa tempat ini biasa saja, jangan berekspektasi terlalu tinggi, takutnya dikira PHP. Hehe

Mungkin banyak orang yang menyampaikan bahwa Kedung Grujug adalah miniatur niagara, wisata baru di Sragen, dsb. Jangan berharap banyak dulu akan menemukan pemandangan yang memukau. Air terjun ini memang kecil dan bersumber dari aliran air sungai yang bisa dikatakan biasa saja. Tapi apakah tempat ini tidak recomended untuk dikunjungi? Nanti dulu.

Renungan Pertengahan 2016



Ramadan tahun ini puasaku sudah bolong 3 hari. Tapi hal ini bisa aku syukuri karena tidak hanya bolong, tapi menjadi pertanda banyak hal. Pertanda bahwa sebagian impianku terwujud saat ini, pertanda bahwa fisikku tidak mungkin untuk dipaksakan lagi, pertanda aku harus lebih banyak bersyukur lagi dengan apa yang sudah ada.

Ramadan kali ini adalah semacam jawaban dari sekian impian yang pernah aku tulis dan tempel di almari beberapa tahun yang lalu. Aku pernah menuliskan, “Jadi seorang fotografer walaupun buta warna”. Entah kenapa, Ramadan kali ini aku mendapatkan tambahan pekerjaan selain masih menjadi wartawan majalah sekarang tambah fotografer di beberapa acara yayasan. 

Salah satu impianku beberapa tahun yang lalu adalah aku bisa melakukan kesenanganku dan dibayar untuk itu (hobi yang dibayar). Bagiku ini sudah bagian dari impian yang terwujud walaupun aku tidak ingin hanya seperti ini saja. Impian besarku adalah bagaimana dengan kamera aku bisa menjadi bagian dari mereka yang berjuang di bumi Syam. Jadi bagian dari mereka yang menyuarakan kebenaran di bumi yang diberkahi Allah Swt tersebut.