Pantai Watu Karung



Gerbang Selamat Datang Wonogiri sudah kelihatan, artinya saatnya mengaktifkan aplikasi Sygic lalu memilih lokasi favorit yang kemarin sudah kutandai dan meletakkannya di dashboard mobil. Tidak perlu menunggu lama, satelit sudah locked dan perjalanan selanjutnya tinggal menatap layar smartphone sampai tiba di halaman rumah lokasi tujuan.

Pagi ini (17/1) aku bersama keluarga berangkat ke Pacitan. Tepatnya berada di Dusun Tengkil, Watu Karung, Pacitan. Adik sedang KKN di sana. Jadi pagi ini kami dolan sekaligus nengok kabar mereka yang sedang KKN di desa pesisir tersebut.

Smartphone dengan perangkat navigasi GPS sekaligus Glonass memang memberikan pengalaman berpetualang yang mengasyikkan. Bagaimana tidak, di dalam mobil yang sedang melaju cepat dan smartphone dalam keadaan flight mode hanya butuh beberapa detik untuk bisa lock satelit. Smartphone kecil layar 4" keluaran ASUS ini memang handal urusan navigasi. Enggak salah kemarin memang beberapa hari pengin beli smartphone ini. Selain harga terjangkau, ukurannya yang kecil cukup mudah untuk masuk saku. Hanya satu yang sebenarnya kurang menurutku, kapasitas baterai yang minim menjadikan ke mana-mana harus siap Power Bank.

Adikku di lokasi KKN memang sejak awal datang langsung lock satelit dengan smartphonenya lalu mengirimkan sms titik koordinat lokasi. Selesai. Kali ini keluarga bisa menyusul langsung ke lokasi yang dimaksud tanpa harus bertanya sana-sini apalagi nyasar. Tinggal duduk manis dalam mobil dan sudah dibuatkan rute hingga mobil parkir di pekarangan rumah yang dimaksud.
***

Nelayan sedang membuat perangkap lobster

Namanya Watu Karung. Pantai ini dikenal dengan ombaknya yang menantang, menjadikan peselancar dari berbagai daerah bahkan berbagai negara tertarik untuk mencoba sensasi surfing di pantai ini.

Walaupun pantai ini cukup 'berbahaya' namun tidak menjadikan peselancar takut menaklukkan ombak di sini. Berdasarkan cerita dari Ibu Lurah Watu Karung saat bertemu dengan adik-adik KKN, peselancar pemula tidak berani terjun ke sini karena tepi pantai banyak terdapat batu karang. Artinya jika peselancar jatuh di dekat garis pantai akan langsung jatuh di bebatuan karang yang tajam. Tapi peselancar yang sudah berpengalaman tahu betul bagaimana harus menghadapi tempat ini. 

Pantai ini menarik, tak salah jika My Trip My Adventure (MTMA) tahun 2015 kemarin ke pantai ini dan meliput eksotisnya Watu Karung. Tidak hanya Watu Karung, jika kita mau menyusuri beberapa pantai di sekitarnya pemandangannya tak kalah indah. Sempat dipameri video saat sunset dari tebing pantai yang berbeda oleh adik waktu itu. Aaaaah, indah sekali. Pantai itu selalu indah ketika pagi dan sore hari, bukan siang hari seperti aku datang kali ini.

Okey, tempat indah ini harus masuk list destinasi wisata yang harus dikunjungi selanjutnya. Semoga sebelum KKN adikku berakhir aku bisa kembali ke tempat ini. Mungkin sambil membawa tenda dan peralatan camping karena sepertinya bermalam di dekat pantai ini indah sekali. Tunggu kelanjutannya.[]

Home stay tepat menghadap pantai
Jurus ikan laut :v

Comments

Popular Posts