Sunday, December 6, 2015

Review Samsung WB150F WiFi (Mobile Posting)




Saya bukan seorang gadget reviewer atau apalah itu, namun setelah saya buka kembali koleksi foto yang ada di komputer, ternyata ada cukup banyak kamera yang sudah pernah saya gunakan. Karena itu, saya ingin menuliskan review singkat tentang beberapa kamera tersebut. Tapi bukan kamera baru ya, karena sudah menjadi kebiasaan bahwa saya lebih senang beli kamera bekas yang masih bagus sehingga nanti jika pengin ganti tinggal dijual aja.

Saturday, October 31, 2015

Snorkeling Pantai Sadranan


Setelah menulis tentang snorkeling pantai Nglambor beberapa waktu yang lalu, saya ingin sedikit mengoreksi. Pantai Sadranan ternyata lebih seru untuk snorkeling. Hahaha. Semua memang memiliki ciri khas masing-masing dan tentu kamu bakal menemukan kekhasan lokasi tersebut dengan mendatanginya secara langsung. Membaca postingan blog akan sedikit memberikan gambaran lokasi, tapi tetap untuk menikmatinya kamu harus mendatanginya secara langsung. 

"Kalau di Sadranan airnya cuma segini, di Nglambor udah hampir kering Mas," kata seorang yang menyewakan peralatan snorkeling di Sadranan. Apa yang dia katakan memang benar, karena kami tiba di Sadranan karena kecewa dengan Nglambor ketika siang hari airnya sangat minim. Berharap untuk snorkeling? jangan harap, untuk sekadar membasahi badan seluruhnya saja cukup susah.

Tuesday, October 20, 2015

Bagaimana Memotret di Malam Hari?



Gagasan tulisan ini muncul bermula dari pertanyaan seorang kawan yang jadi pengajar dan telah lebih banyak jelajah nusantara dari pada saya sendiri. Bisa disimak pengalamannya di sini (blognya Anisse).

"Bagaimana sih memotret di malam hari agar hasilnya bagus?"

Mungkin ada juga yang banyak menanyakan hal serupa. Jadi saya mau menuliskannya sekalian jadi sebuah artikel tutorial singkat.

Berangkat dari niat
Apa niat awal kita? Mendapatkan foto dokumentasi kejadian penting atau ingin mengabadikan sebuah suasana? Berangkat dari niat inilah kemudian kita baru otak-atik kamera dengan setting yang sesuai. Bagi mereka yang hanya ingin mengabadikan kejadian penting maka dibutuhkan gambar yang tajam dan terang. Bagi mereka yang ingin mengabadikan suasana maka sebisa mungkin foto yang dihasilkan mendekati realita, mirip dengan apa yang dilihat oleh mata. Jadi dengan foto itu bisa menceritakan nuansa, suasana, atau mungkin perasaan yang muncul saat orang melakoni dan merasakan langsung seperti di lokasi.

Sunday, October 18, 2015

Gunung Api Purba Nglanggeran (Sendirian)


"Kayaknya Pak Taufik lagi embuh," komentar atasanku ketika tahu bahwa malam nanti aku bakal naik gunung sendirian. Dalam hati aku meng-amin-i kata-kata itu. Saya memang sedang 'entah'.
Ya Allah, jika saya tidak bisa membuatnya bahagia setidaknya ijinkan saya untuk tidak membuat sedih dia. Maka mungkin, menyendiri adalah pilihan yang paling tepat ketika saya sudah tak kuat lagi - itu yang senantiasa terngiang dalam hati maupun doa-doa yang terucap.

Karangasem, pagi itu
Aku tiba di kantor masih pagi. Segera aku bongkar muat dan packing ulang perkap yang akan aku bawa malam nanti mendaki Nglanggeran, sendirian. Packing ringkas tapi tetap safety. Tas carrier 70 liter lengkap dengan covernya dan berisi; tenda, flysheet, matras, kamera, sleeping bag, kompor, gas kaleng, perkap masak, logistik, korek, senter, pisau lipat, belati, peralatan mandi, pakaian ganti, dll.
Banyak yang heran melihat niatan 'konyol' itu. Ya Allah, saya tidak minta dikagumi, tidak minta dipuji. Saya ingin sedikit bahagia. Andaikan semua hal yang mereka anggap 'keren' ini bisa ditukar dengan kebahagiaan yang sederhana, aku ingin menukarnya.

Friday, September 18, 2015

Snorkeling Pantai Nglambor, Mau? (Test Mobile Posting)




Setelah selesai siklus kesibukan di pekerjaan keredaksian, kini saatnya melanjutkan postingan yang sempat tertunda. Kali ini tentang salah satu pantai yang mulai ramai dibicarakan banyak orang karena bisa untuk snorkeling. Yap, mana lagi kalau bukan di Pantai Nglambor, Gunungkidul.

Berbicara tentang pantai di Gunungkidul, saya tiba-tiba membayangkan jalanan yang beraspal halus, panas, lengang, panjaaaaang, di kanan dan kiri banyak pepohonan yang meranggas kering. Perjalanan berkilo-kilo hingga bokong panas namun tak juga ada harapan ketemu pantai. Tapi sebenarnya ini salah satu obat galau, menikmati sebuah perjalanan. Setidaknya memang demikian buatku.

Sunday, August 23, 2015

Tek Tok Gunung Andong



Kepada siapa, aku harus meminta maaf. Sepatu ini terpaksa harus turun kembali dari tempat 'gantung' nya untuk kembali menapaki jalanan berdebu, jalan yang panjang, sendirian. Aku merasa ini adalah lebih baik, daripada harus ada orang lain yang ikut merasakan perasaan yang tak ingin aku rasakan. [Sebuah prolog perjalanan]

Gunung Andong. Sebuah gunung kecil, kami menyebutnya 'bukit belakang sekolah' seperti yang ada dalam Doraemon. Tempat indah yang mudah dijangkau siapa saja. Tempat yang menawarkan sebuah pilihan ketika seseorang harus menyendiri.

Kali pertama aku datang menaiki gunung ini, rame-rame. Merasakan serunya kebersamaan. Merasakan serunya berkemah, menikmati secangkir kopi panas dan mie instan di pagi hari yang dingin. Merasakan salat subuh yang syahdu di tepi jurang. Sesaat selepas matahari terbit berfoto ria, menjelang siang kabut mulai naik, dan kami pulang.

Kali ini aku sendiri. Perjalanan yang dulu harus ditempuh dengan berjalan kaki selama 2 jam kali ini tepat 60 menit saja untuk naik dan 40 menit untuk turun. Tepat 100 menit perjalanan untuk merasakan TEK TOK di Gunung Andong ini. Kalau mereka yang fisiknya kuat harusnya lebih singkat lagi, durasi ini adalah durasi waktu yang sama yang digunakan ibu-ibu penjaga warung di atas puncak Andong.

Saturday, June 27, 2015

Pesona Senja Waduk Lalung



Apa yang terlintas dalam benak kita saat disebut kata senja?
Sebuah perjalanan pulang? Keluarga yang sedang menanti di rumah? Pekerjaan hari ini yang melelahkan, ingin segera merebahkan badan, atau jawaban yang serupa lainnya? Apa pun itu, senja tetap lah senja. Yang dengan lembut cahayanya mampu menenteramkan tubuh lelah setelah seharian bekerja.
Berbicara tentang senja, kita tentu ingat indahnya matahari yang terbenam di garis horison barat dengan damai. Bagiku, tiap senja selalu punya cerita, tiap senja selalu ada cinta. Begitu pula yang kurasakan sore ini, di sini, di sebuah waduk kecil di Karanganyar, Jawa Tengah.

Thursday, June 18, 2015

Pendakian Gunung Prau #3



Kopi dalam genggamanku telah dingin, lebih cepat dari yang kuharapkan. Pun demikian aku masih saja menyeruputnya sedikit demi sedikit, seolah masih panas. Kopi dan pemandangan selalu memberikan kesan tersendiri. Aku tidak ingin melewatkannya begitu saja. Aku hirup dalam-dalam udara dingin ini, melihat sekeliling, lalu memejamkan mata menikmati angin yang berhembus di antara rerumputan, menggerakkan dedaunan, mengibaskan flysheet tenda dan berbisik perlahan di samping telinga.

Selalu ada cinta di alam, entah sendirian atau pun dalam keramaian.

Thursday, May 28, 2015

Pendakian Gunung Prau #2


Ketegangan mereda ketika kami mulai melihat perkampungan, jalananan yang mulai datar dan kabut yang mulai berkurang. Pun demikian, situasi masih sunyi senyap, tidak ada orang yang lewat kecuali serombongan mobil ini. Sampai kemudian kami menemukan turunan tajam yang membawa kami masuk kembali ke jalan raya utama menuju Dieng.
Lalu lintas masih cukup ramai. Musik mengalun indah, semua bersemangat karena sebentar lagi sampai - kata gps. Semoga memang demikian adanya.

Dingin yang menggigit
Tiba di basecamp pukul 01.00 dini hari, sunyi dan dingin yang cukup menggigit. Semula kami mengira ini adalah basecamp Patak Banteng, ternyata Kali Lembu. Apapun itu ada sebuah perasaan lega ketika sudah tiba di lokasi ini. Kami registrasi dengan membayar 80rb untuk 7 orang - beserta parkir mobil mungkin.

Sunday, May 17, 2015

Pendakian Gunung Prau #1


Bagiku perjalanan itu obat penenang. Masalah memang tidak akan selesai ditinggal pergi, tapi dengan batin yang tenang dan damai masalah bisa dihadapi dengan lebih bijak. 

Aku menjemputnya di sini, di dataran tinggi Dieng. Daerah dengan sejuta pesona bagi siapapun yang pernah mengunjunginya. Dan kali ini aku yang ke sana, menjemput pesona itu, menelan 'pil penenang' untuk melanjutkan hari-hari berikutnya. 
***
Kami memang bukan orang-orang kaya. Sebenarnya agak berat jika harus 'dolan' dengan menyewa mobil, namun pertimbangan waktu dan keselamatan maka opsi ini yang kami ambil - daripada harus motoran. Bagi yang sering naik gunung pasti tahu gimana rasanya perjalanan pulang setelah turun gunung. Hmmm, mata udah mirip lampu 5 watt, motoran bisa tiba-tiba menepi ke kiri ke kanan.

Solo - Wonosobo itu jauh, bagi orang yang hanya punya hari libur hari minggu tentu ini adalah tantangan tersendiri gimana caranya bisa mendaki Prau dengan aman, nyaman dan menyenangkan, belum lagi berhitung estimasi sewa mobil yang tentu lebih dari 24 jam. Ini baru berbicara perhitungan kasar, belum lagi teknis keberangkatan, kumpul di mana, masih harus menjemput siapa, alamatnya mana, dan jangan lupa kalau sabtu malam itu jalanan macet. 

Monday, April 6, 2015

Pendakian Gunung Ungaran


Pendakian kali ini tanpa pikir panjang, ajakan langsung aku iyakan. Ungaran memang bukan gunung yang tinggi pikirku, dan banyak yang bilang pemandangannya luar biasa indah. Sayang waktu itu tidak terlalu cerah, pun demikian aku tetap puas untuk pendakian kali ini. Gunung yang tingginya 2.050 mdpl memberikan banyak kenangan istimewa.

Seperti biasa, pertama kali aku browsing mencari koordinat basecamp ternyata tidak ketemu. Akhirnya ketemu salah satu artikel bahwa basecamp Ungaran bisa dilewati dari lokasi Umbul Sidomukti, di desa Sidomukti. Alhamdulillah ketemu juga koordinatnya. Masukkan ke hape dan biarkan aplikasi Sygic Navigator memandu selama perjalanan. 

Friday, February 13, 2015

Jelajah Air Terjun Njalin Semuncar



Jelajah susur sungai memang belum pernah saya lakukan sebelumnya. Namun kali ini ketika ada tawaran untuk mencobanya saya langsung sangat bersemangat, kapan lagi mencoba sesuatu yang berbeda?

Tempat ini memang belum familier, justu disinilah letak istimewanya. Bukan untuk sombong terhadap orang lain, tapi untuk lebih bersyukur menikmati keindahan ciptaan Yang Maha Kuasa dengan maksimal.

Air terjun ini tepatnya berada di lereng kaki gunung Merbabu. Daerah Ampel, Boyolali. Tidak jauh dari SMPN 3 Ampel kalau tidak salah. Saat itu lupa tidak menyimpan koordinat lokasinya. Kami berlima ke lokasi ini dengan motor berangkat hari Ahad pagi-pagi. Cuaca mendung dan memang berpotensi hujan. Agak sedikit konyol memang melakukan jelajah susur sungai di musim hujan. Tapi kapan lagi? Bismillah semoga lancar tidak ada kendala apapun.

Thursday, February 12, 2015

Pendakian Gunung Andong



Boleh jadi banyak orang yang masih asing dengan nama gunung yang satu ini. Gunung Andong memang bisa dikatakan sebagai gunung tapi lebih tepatnya bukit, karena ketinggiannya hanya 1.726 MDPL. Bukan tempat yang tinggi memang, dan mungkin tidak terlalu istimewa buat mereka yang haus tantangan.

Tapi sengaja kali ini kami tidak ingin mengejar "sesuatu" yang ekstrim. Kita hanya ingin menikmati menyatu dengan alam. Bekerja sebagai seorang karyawan yang masih terkendala untuk mengambil cuti panjang menjadikan kami harus memilih tempat yang terjangkau dengan waktu yang hanya akhir pekan saja, trip sabtu malam hingga ahad. Pun demikian kami masih harus menghitung bahwa senin esoknya masih ada tenaga untuk masuk kerja. Apakah itu menyedihkan? Ah ternyata tidak juga. Banyak hal yang lebih layak untuk disyukuri.

Pendakian Merbabu



Kata orang, bukan seberapa tinggi gunung yang kau daki tetapi bagaimana kamu bisa menghayati arti dari perjalanan pendakian itu sendiri. Saya sepakat. 

Kali ini kami memang tidak sampai puncak. Tapi tahukah kamu bahwa Merbabu itu mempesona? Kami sepakat bahwa tempat tersebut amat mempesona. Ada banyak bagian-bagian yang membuat kami terkesan hingga sekarang.

Pernahkah kamu melihat langit biru yang benar-benar biru? Yang bersih dengan warna biru secantik wallpaper? Disini kita berjumpa dengannya. Atau kamu ingin melihat padang rumput bersih yang hening, tanpa kebisingan, lalu lintas, polusi, tempat ini memberikan jawabannya.