Friday, October 24, 2014

Travelling Gratis Bali Lombok (Part 5)



Pagi ini seperti biasa, hawa kantuk masih menyerang. Saya sholat subuh agak kesiangan, lalu mandi dilanjutkan packing dan sarapan. Selepas sarapan masih ada kesempatan menyambangi lapak gelaran para pedagang kaos dan souvenir yang ada di halaman hotel. 


Bagi saya, mereka ini istimewa, kenapa? Karena seakan sudah menjadi budaya jika bepergian pasti ada banyak yang akan menagih oleh-oleh dan tempat belanja yang bermerek akan 'amat sangat menguras kantong'. 

Dan lagi, ketika kita ikut rombongan piknik tidak punya banyak kesempatan untuk sejenak memilah tempat mana yang akan kita tuju untuk beli oleh-oleh. Rombongan berhenti ya kita harus beli, ketika terlewat ya sudah berarti hilang kesempatan itu. Beruntung jika ada pedagang yang di hotel, selain harga dagangannya lebih terjangkau kita juga punya kesempatan melihat-lihat dengan lebih leluasa.



Travelling Gratis Bali Lombok (Part 4)

Lama terjebak kesibukan sehingga postingan ini jadi 'terputus'. Sekarang siap untuk dilanjutkan lagi :)



Terapung-apung lebih dari 4 jam dalam kondisi gelap remang-remang. Tidak ada hal yang menarik selain menikmati suasana yang ada, ngobrol dengan orang di sekitar dan ketika capek bersantai dengan gadget. Setelah tiba di hotel rasanya lega, pengin cepet-cepet merebahkan badan sejenak setelah itu mandi air hangat dan minum teh manis.