Wednesday, January 18, 2012

SOLO TOURING #8 (Jalan Jalan ke Kudus)

Rute keseluruhan dari perjalanan kali ini sebenarnya adalah: 
Berangkat: Solo - Purwodadi - Grobogan - Brati - Klambu - Undakan - Kudus 
Pulang: Kudus - Demak - Semarang - Salatiga - Solo
Dengan jarak tempuh 285 km
Total biaya bensin Rp 36.000 (motor irit tenaga limit)
Waktu OTR (on the road) total 8 jam


Ride report kali ini adalah tentang perjalanan saya maen ketempat salah seorang kawan akrab semasa kuliah dulu. Kebetulan kemaren saya bertransaksi dengan salah seorang penjual di toko bagus dan dia berdomisili Kudus, sehingga saya meminta tolong untuk COD-an dengan si penjual dan barangnya dibawa kerumahnya dulu.

Perencanaan
Saya mulai dengan sederhana, buka peta Jawa Tengah kemudian membuat rute berangkat dan pulang. Setelah dipikir-pikir dengan jarak seperti ini saya bisa melakukan perjalanan One Day Touring (tidak pake menginap) karena saat ini kondisi keluarga belum mengijinkan saya untuk jelajah hingga menginap walaupun satu malam saja. Tapi tak apa, itu bukan berarti halangan untuk melakukan perjalanan lintas kota. Setelah urusan peta dan rute selesai kini kembali ke bagian motor dan perkap. Untuk motor, karena sebelumnya masih dalam keadaan sehat-sehat saja maka pengecekan cukup standart saja
- Mencucinya: Agar lebih tau mendetail kondisi ban, bodi, dll selain agar bersih juga
- Cek Rem, lampu, gas, kondisi ban, dll
- Melumasi rantai, pasang braket box, braket minum, pasang peta di speedo bag (tas modifikasi hasil kreasi saya sendiri)

Friday, January 6, 2012

Speedo Bag (Tank Bag in motor bebek)


Ide ini murni berdasarkan pengalaman pribadi, yang semoga bisa bermanfaat untuk yang lainnya. Saya tulis Speedo Bag karena ini tas ditaroh diatas speedo meter motor, jadi gampangnya disebut speedo bag walaupun sebenarnya ini bukanlah barang yang unik atau istimewa karena barang dasar yang saya gunakan banyak dijual di tukang jual spion, mantol, stiker untuk ngeblok motor dan asesoris motor lainnya.
Awal mula pingin buat yang beginian karena ngeliat kalo motor2 yang gede2 itu (yang punya tangki didepanlah) bisa pasang Tank Bag dimotornya, bisa buat naroh peta n majang peta dengan jelas,nyimpen barang2 kebutuhan yang mengharuskan mudah untuk diakses ketika touring, dan sederet kenyamanan lainnya. Nah, lha gimana kalo motor bebek? kan kagak bisa dipasangi itu tas. Akhirnya dari hasil mengkhayal lalu dicoba untuk diutak-atik jadilah tas yang kayak beginian.

Thursday, January 5, 2012

Jalan-jalan Wonosari

Sedikit menyalurkan hobi menulis lagi di awal tahun. Kali ini tentang perjalanan pastinya, bukan touring ataupun solo riding dan sejenisnya. Ini hanyalah sekedar jalan-jalan bareng beberapa orang dengan tujuan untuk piknik melepas lelah, jadi karena ini konsepnya piknik saya tidak mau terlalu narsis karena saya bukan tipe orang pecinta piknik tapi kalo ada ajakan ya gak masalah...Berangkatzzz!!!  Apalagi gak keluar duit :D (karena sudah ada dananya)

Piknik kali ini tujuannya adalah ke Wonosari. Apa yang terlintas dalam pikiran kita ketika mendengar kata Wonosari? Kalo saya sendiri karena sering mendengar dari teman-teman yang pernah maen kesini adalah tentang jalan aspal yang halus berkelok-kelok dan pantai yang mau dipetani satu per satu kalo pingin maen air. Pantainya memang seabreg di Wonosari.

Berangkat dari belakang kampus pukul 05.20 pagi langsung melesat menuju ke arah Kartosuro kemudian mengambil jalur Solo-Jogja, sebenarnya rute ini merupaka jalur padat yang susah untuk dipake melesat cepat namun karena situasinya masih pagi ya bisa dilewati dengan tanpa hambatan yang berarti. Mulai mendapati indahnya perjalanan adalah ketika melintas di Klaten yang jalannya mulus dan di dominasi sawah dikanan dan kiri jalan. Bukan hanya sekedar memandang sawah, tetapi yang menarik adalah tepat diatas ujung padi terdapat lapisan embun tipis dengan warna yang indah karena sebagian terkena berkas sinar matahari, yang disayangkan adalah ketika lensa kamera yang kubawa tak bakal mampu untuk menangkap keseluruhan keindahan tersebut. Tapi tak apa perjalanan harus dilanjutkan sambil berharap menemukan pemandangan yang lebih mudah untuk dideteksi lensa kamera poket se simpel ini.

Mengambil rute dari Prambanan ke arah kiri, start dari sini aku bisa merasakan bahwa inilah jalan yang bakal seru untuk dinikmati. Entah kenapa tiba-tiba aku bisa yakin seperti itu, walaupun sebenarnya aku belum pernah lewat sini. Dan ternyata benar melintas di rute ini sampai kami sarapan di hutan Banaran jalannya memang asik dan seru, aspal yang halus, jalur yang berkelak-kelok, pemandangan yang luar biasa indah, apalagi? Udara yang sejuk juga pastinya. Tujuan sebenarnya dari piknik kali ini adalah Pantai Baron - Kukup - Krakal, namun sekali lagi jujur aku lebih tertarik jalan-jalan ngaspal sambil melihat pemandangan daripada ke pantai tujuan kali ini. Kebayang panasnya cuaca siang hari di pantai.

Next, diantara sepanjang jalan yang cenderung gelap tertutup mendung dan tertutup hutan ini banyak sekali warung soto yang ada di pinggir jalan. Tinggal pilih yang mana terserah, berhubung sudah kelaparan maka mencari warung soto yang paling dekat sajalah. Akhirnya terpilih juga salah satu warung yang tepat berada didepan pom bensin. Saatnya sarapan...

Selanjutnya ya biasalah, ke pantai main air, cari foto, es kelapa muda dan sejenisnya (mulai agak malas melanjutkan narasinya...hehe). Untuk berikutnya biarkan foto yang bercerita tentang keadaan disana...


Banjir Solo di Tahun Baru

Kota Solo dalam beberapa tahun terakhir selalu menjadi langganan banjir jika musim hujan mulai tiba. Sejak tahun 2007 sampai sekarang Solo selalu jadi langganan, padahal perasaan tahun-tahun sebelumnya jarang sekali sampai kebanjiran parah.

Kali ini saya hanya akan sedikit memposting tentang keadaan Solo, terutama disekitar Jembatan Biru (Penghubung Mojosongo - Kampus UNS) karena pada tanggal 1 Januari 2012 curah hujan cukup tinggi dan durasinya lama. Jika terjadi tanda-tanda seperti ini masyarakat Solo sudah mulai hafal, pasti akan terjadi banjir di beberapa wilayah...dan memang benar-benar terjadi. 

Pagi harinya tanggal 2 Januari 2012 sehabis subuh saya memang berniat joging ke arah Jembatan Biru, yang sesuai prediksi bakal menemukan banjir sambil membawa hape untuk mengabadikan kejadian ini.


Ini baru permulaan curah hujan meninggi, dan menurut prediksi BMKG belum berada pada titik puncak. Apakah nanti pada puncaknya Solo akan banjir lebih parah? Dan jembatan legendaris ini akan putus pembatasnya seperti tahun-tahun kemaren? kita lihat saja...Semoga tahun ini tidak lagi seperti itu.