Monday, September 20, 2010

SOLO TOURING # 2 (SEMBUKAN-KLAYAR-NAMPU)

SOLO TOURING 3 PANTAI (SEMBUKAN - KLAYAR - NAMPU)
 Dikatakan Touring karena jarak yang ditempuh cukup jauh juga dan bukan dalam rangka "mudik lebaran" dan Solo karena memang riding kali ini aku lakukan sendirian saja.

Touring ini terlaksana pada hari Selasa tanggal 14 September 2010, dengan jarak tempuh total kurang lebih 250 km. Ide ini muncul karena beberapa orang saudara dari 234 Wilayah Jebres 1 yang mengadakan agenda camping tahunan, karena kebetulan tahun ini mengambil tempat di pantai Sembukan maka muncullah ide untuk Touring 3 Pantai sambil nanti mampir ke tempat Camping.

Sudah menjadi kebiasaanku ketika hendak melakukan sesuatu yang diluar kebiasaan sehari-hari aku membuat MindMapping seminggu sebelumnya, hal ini menurutku lebih efektif dibandingkan dengan membuat check-list. Untuk check-list dibuat ketika H-2 sehingga masih ada waktu untuk berbelanja perkap dan kebutuhan yang lainnya.

PERSIAPAN MENJELANG BERANGKAT
=============================
Rencana semula keberangkatan jam 07.00 dengan pertimbangan jika makin siang jalanan makin ramai karena saat ini masih dalam suasana lebaran dan mengantisipasi arus balik. Namun karena pagi hari masih harus ada acara yang lainnya sehingga persiapan baru bisa dilakukan pukul 08.00 dan berangkat pukul 09.00.


Untuk persiapan motor seperti biasa, mengecek ban (tidak terlalu keras namun juga tidak gembos), lampu, klakson, membersihkan rantai, memasang box kesayangan, memastikan braket terpasang dengan kuat dan box sudah terkunci pada dudukannya dan berbunyi "klik" tanda sudah terkunci dengan sempurna, melumasi rantai, tuas gas,kunci kontak dan yang lainnya.

Untuk keberangkatan aku mengambil rute Solo - Sukoharjo - Wonogiri - Wuryantoro - Eromoko - Pracimantoro - Paranggupito. Dan untuk rute pulang juga mengambil jalan yang sama untuk menghindari nyasar karena kurang begitu hapal wilayah dan lebih baik mengambil jalan aman ketika Touring sendirian.

SOLO TOURING BEGIN
==================
Wilayah Sukoharjo hingga Wonogiri aku hanya bisa melaju dengan kecepatan kurang lebih 60 kpj, karena lalu-lintas yang padat ditambah masih banyaknya kendaraan arus balik libur lebaran. Namun ketika di daerah Wuryantoro, Eromoko, Pracimantoro aku bisa melaju 80 hingga 90 kpj, disini jalanan relatif lebih sepi dan tanpa hambatan lampu merah ataupun keruwetan yang lain.

Karena Touring sendirian maka aku lebih berhati-hati, dengan seksama tiap tikungan yang berpotensi menyesatkan difoto dan benar-benar dihapalkan. Dan untuk lebih aman lagi, jangan malu untuk bertanya dengan sopan agar diberikan informasi yang akurat (minimal:turun dari motor, mesin dimatikan, helm dicopot dan slayer dibuka, baru bertanya...)

Pukul 11.11 sampai di Gerbang Selamat Datang Paranggupito. Sampai disini Revo 100 cc sudah menghabiskan bensin Rp 15.000. Daerah ini sudah masuk pegunungan kering, sehingga jarak antar rumah penduduk cukup jauh, dan yang aku takutkan saat itu adalah jika ban bocor, maka siap-siap bakal menuntun motor ber kilo-kilo jauhnya sendirian. Namun Alhamdulillah sampai saat ini tidak ada masalah apa-apa.

Berikut ini adalah Photo pada tiap belokan untuk sampai di 3 pantai tujuan.
Dari sini belok kiri



Belok kiri lagi
Lurus searah motor menghadap
Ikut Plang (belok kiri)
Kalo kiri arah Nampu+Klayar Kalo kanan arah Sembukan

Akhirnya pada pukul 11.43 tiba di pantai pertama (Sembukan).
Karena saat ini sedang musim liburan, maka untuk menuju ke pantai ini harus membayar Rp 3.000,- di loket masuk, sekitar 50 m arah pantai. Setelah berhasi masuk maka sama dengan situasi liburan lebaran pada umumnya pantai sangat ramai pengunjung.
My Revo 100 ditepi pantai
Sembukan lengkap dengan pemecah ombaknya

Camping
Masak masak
Es buah segeeeer

2nd BEACH - KLAYAR (13.39)
==========================
Klayar merupakan pantai yang paling jauh diantara 3 pantai tujuan jika jarak diukur dari Solo. Namun disini sama sekali tidak ada tantangan yang berarti selama perjalanan. Mungkin yang perlu agak waspada adalah jika menuju tanjakan maka kontrol kecepatan, karena ketika dipuncak tanjakan kendaraan dari arah berlawanan tidak tampak dan disini tidak ada marka jalan sehingga harus pandai-pandai memperkirakan butuh space seberapa lebar jika ada kendaraan yang melaju dari arah berlawanan. Selain karena kendaraan dari arah berlawanan tidak tampak rata-rata dipuncak tanjakan jalannya tidak terus lurus, sering kali setelah melewati puncak tanjakan jalan yang harus kita lewati tidak lurus namun berbelok seketika.

Saat itu untuk menuju Pantai Klayar juga harus melewati loket retribusi, namun di pantai ini retribusinya tidak permanen. Karena mungkin memang ada retribusi hanya ketika liburan saja maka petugas yang berjaga di loket (loketnya pos kamling setempat) pemuda disekitar lokasi tersebut. Biaya juga sama dengan di Sembukan tadi.

Lagi-lagi karena sedang musim liburan, tempat wisata dimanapun selalu berjubel. Akhirnya setelah memperhitungkan waktu bahwa aku masih harus menuju Nampu dan pulang ke rumah sebelum malam hari di Klayar hanya berteduh dibawah pohon kelapa, minum sejenak sambil memfoto sana-sini dan menuju ke Nampu.
Kiri= Klayar & Kanan= Nampu
Nyampe sini belok kanan dah...kagak ada tulisane ati2
Siip Klayar bentar lagi
Klayar Beach
Liburan jadi lebih rame


3rd BEACH - NAMPU (14.13)
=========================
Pantai Nampu cukup dekat dengan pertigaan Dusun Duren yang merupakan percabangan antara pantai Nampu dan Klayar, tidak sampai 1 km sudah sampai di lokasi pantai Nampu. Namun sebelum melaju terlebih dahulu Revo minta minum Bensin Rp 5.000,- bensin eceran dekat persimpangan. Loket menuju Pantai Nampu juga hamir sama dengan ke Klayar tadi, hanya menggunakan pos kamling di sekitar lokasi.

Mungkin karena lokasi pantai ini lebih mudah dijangkau dibandingkan dengan klayar maka pengunjung lebih berjubel lagi. Untuk Mobil diparkir di kanan kiri jalan sehingga menjadikan jalan menuju lokasi ini cukup macet, sedangkan untuk motor diparkir disebuah tanah lapang diatas pantai. karena saat itu cuaca sangat panas menyengat maka akupun enggan menuju pantai, setelah memarkirkan motor ditempat yang nyaman maka duduk berteduh disamping pohon pandan.
Cuaca sedang panas2nya
Yang pada jalan2 ke Nampu sekampung coy
Nampu Beach


Pukul 14.30 akupun beranjak pulang, menjalani akhir-akhir petualangan dengan harapan bisa selamat sampai dirumah dan tak kurang suatu apapun.

Pukul 17.00 tiba dirumah dengan selamat, Alhamdulillah...
Terimakasih kepada semua yang telah ikut mendukung petualangan ini, terimakasih juga kepada yang sudah mampir. Tolong kasih coment juga ya...

7 comments:

nurhayadi said...

Kalo yang ini mah, tempat kelahiranku, kebetulan aku sekarang di Solo, Karang Asem, kleco

TOP X BLOG said...

Wah, sekarang tinggal di Kleco ya. Hehehe, saya juga sering maen kesana. Tapi ke rumah pakde dekat pasar kleco.
Tapi dari semua orang yang pernah ke Klayar, tetap saja mereka mengatakan "Wauw...Pantai yang luar biasa indah"
Apalagi ketika sebelum jalan di perbaiki, makin istimewa lagi karena ketika kesana harus dengan penuh perjuangan.

jamjam said...

kereennn, ak org solo malah g tau tu tempat,ahhahaha,,,

maruli siahaan said...

keren gan..
btw, umur agan brp nih?
ane udah tinggal lama disolo tapi malah ga tau lokasi tu pantai.. hadeh...

TOP X BLOG said...

@ jamjam: Wah, solonya mana? kalo blum tau, kapan2 bisa dicoba pantai-pantai tadi. Kalo menurut saya lebih recomended ketimbang yang udah rame kayak parang tritis jogja itu.

TOP X BLOG said...

@ Maruli: Ane umur 22 gan, wah nak gitu kapan2 nyoba jalan2 ke tempat2 baru yang bukan lokasi piknik anak2 gitu gan, yang agak ada tantangannya.

Ane awalnya kena pengaruh temen diajak touring 4 hari jelajah Jawa Timur, tapi sekarang jadi kecanduan jelajah kemana-mana entah ada temene atau sendirian...

Ke pantai ngeliat laut sambil minum kelapa muda asik gan, kapan2 silahkan dicoba. hehehe

diknyo said...

saya taun kemarin ke pantai paranggupito tapi lewat praci jalannya luar biasa rusak...dan sekarang mo ke klayar, dan dapat info bahwa jalan masih juga rusak, mungkin dengan terpaksa lewat batu, meski jalan tidak begitu bagus juga tapi apa boleh buat ....